Rabu, 16 Maret 2016

Jenis sampah medis

PENGERTIAN LIMBAH / SAMPAH MEDIS 


Menurut Departemen Kesehatan Republik Indonesia berbagai jenis limbah yang dihasilkan oleh rumah sakit dan unit pelayanan kesehatan yang bisa berbahaya dan menimbulkan gangguan kesehatan bagi pengunjung, terutama para pejabat publik yang menangani disebut sebagai limbah klinis.

Limbah klinis berasal dari medis, keperawatan, gigi, hewan, farmasi atau sejenisnya serta limbah yang dihasilkan ayng rumah sakit pada saat perawatan, pengobatan atau penelitian. Berdasarkan potensi bahaya itu menyebabkan dapat diklasifikasikan sebagai limbah klinis dalam limbah benda tajam, infeksius, jaringan tubuh, sitotoksik, farmasi, kimia, radioaktif dan limbah plastic



Dan penangannya tentunya harus di tempatkan di tong sampah medis dengan warna dan jenisyang berbeda karena jika tidak akan menimbulkan masalah baru yang lebih parah 

Sebuah. Benda tajam limbah
limbah benda tajam adalah obyek atau alat yang memiliki sudut tajam, sisi, ujung atau bagian menonjol yang dapat memotong atau menusuk kulit. Sebagai contoh: jarum suntik, persediaan intervena, pasteur pipet, pecahan kaca, pisau bedah. Selain meliputi limbah benda tajam yang mungkin terkontaminasi dengan darah, cairan tubuh, bahan mikrobiologi, beracun atau bahan radioaktif

Dan berikut adalah jenis dan macam sampah medis dan non medis


b. limbah infeksius

limbah infeksius termasuk limbah yang berhubungan dengan pasien yang memerlukan isolasi penyakit menular dan limbah laboratorium yang terkait dengan pemeriksaan mikrobiologi klinik, ruang perawatan dan ruang isolasi penyakit menular. Yang termasuk jenis limbah, antara lain: sampah mikrobiologis, produk sarah manusia, benda tajam, terkontaminasi bangkai hewan, bagian tubuh, sprei, isolasi meraung limbah, operasi limbah, dialisis Unit limbah dan peralatan yang terkontaminasi (limbah medis).

c. Limbah Jaringan Tubuh
 
jaringan tubuh limbah meliputi jaringan, organ, anggota badan, plasenta, darah dan tubuh lainnya cairan tubuh dikeluarkan selama operasi dan otopsi. jaringan limbah tidak memerlukan ratifikasi penguburan dan harus dikemas khusus harus, label dan dibuang ke dalam insinerator.

d. Limbah Jaringan Tubuh

jaringan tubuh limbah meliputi jaringan, organ, anggota badan, plasenta, darah dan tubuh lainnya cairan tubuh dikeluarkan selama operasi dan otopsi. jaringan limbah tidak memerlukan ratifikasi penguburan dan harus dikemas khusus harus, label dan dibuang ke dalam insinerator.

e. buang Citotoksik

limbah Citotoksik terkontaminasi bahan atau mungkin terkontaminasi dengan citotoksik obat selama peracikan, pengangkutan atau tindakan terapi citotoksik. Limbah yang terkandung di dalamnya limbah citotoksik harus dibakar di insinerator pada suhu di atas 1000oC

f. limbah farmasi

limbah farmasi berasal dari: obat-obatan kadaluarsa, obat yang terbuang karena batch tidak memenuhi spesifikasi atau telah terkontaminasi, obat-obatan yang terbuang atau dikembalikan oleh pasien, obat-obatan yang tidak digunakan lagi karena mereka tidak perlu dan limbah produksi obat obat.

g. Limbah kimia

Limbah kimia yang dihasilkan dari penggunaan bahan kimia dalam tindakan medis, vetenary, laboratorium, proses sterilisasi dan penelitian. Limbah kimia juga meliputi limbah farmasi dan limbah citotoksik

h. Sampah radioaktif

limbah radioaktif adalah bahan yang terkontaminasi dengan radioisotop berasal dari penggunaan radionucleida medis atau penelitian. Awalnya limbah ini, antara lain dari tindakan kedokteran nuklir, radioimmunoassay dan bakteriologis yang sempurna baik padat, cair dan gas.
. Plastik sampah

sampah plastik adalah bahan plastik yang dibuang oleh klinik, rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya seperti bagasi dissposable terbuat dari plastik dan peralatan coating dan pasokan medis ini semua nantinya akan menjadi limbah dimana tempatsampah medis harus dapat menjadi pembuangan akhir .

Pengelolaan Limbah Medis
pengelolaan limbah medis akan memiliki implementasi aplikasi bervariasi antara fasilitas kesehatan, yang umumnya terdiri dari onset, tempat tinggal, transportasi, pengolahan dan pembuangan.
Sebuah. Onset (Pemisahan Dan Pengurangan)
Proses pemilahan dan pengurangan limbah harus menjadi proses yang berkesinambungan yang pelaksanaannya harus mempertimbangkan: penanganan halus dan pengumpulan sampah, pengurangan volume pengobatan pemisahan limbah B3 dan non B3 serta menghindari penggunaan bahan kimia B3, kemasan dan pelabelan yang jelas dari berbagai jenis sampah ke biaya efisiensi, personil dan pembuangan.

b. penerimaan

Wadah pembuangan sampah yang kuat, tidak mudah bocor atau berlumut, untuk menghindari air mata atau pecah, telah ditutup dan tidak membebani. Penampungan dalam pengelolaan subjek limbah medis untuk perawatan tas standarisasi dan kontainer seperti dengan menggunakan tas yang berbagai warna sebagaimana diatur dalam Permenkes RI no. 986 / Men.Kes / Per / 1992 dimana kantong kuning dengan Biohazard lencana untuk sampah infeksius, tas ungu dengan simbol citotoksik untuk limbah citotoksik, tas merah dengan simbol radioaktif untuk limbah radioaktif dan tas hitam dengan tulisan "domestik"

c. mengangkut

Transportasi dibagi menjadi dua, yaitu transportasi dari internal dan eksternal. Transportasi internal yang berasal dari titik holding awal ke tempat pembuangan sampah atau insinerator untuk (on-site treatment). Dalam stroller kereta internal biasanya digunakan sebagai label, dan dibersihkan secara teratur dan pejabat eksekutif dilengkapi dengan alat pelindung dan pakaian kerja khusus.

Yaitu kereta eksternal mengangkut pembuangan limbah medis di luar tempat (off-site). kereta eksternal memerlukan prosedur pelaksanaan yang tepat dan harus dipatuhi petugas yang terlibat. Prosedur tersebut termasuk memenuhi peraturan transportasi lokal. limbah medis diangkut dalam kontainer khusus, harus kuat dan tidak bocor.

d. Pengolahan dan Pembuangan

Metode yang digunakan untuk megolah dan membuang limbah medis tergantung pada faktor-faktor tertentu sesuai dengan institusi yang berkaitan dengan peraturan dan aspek lingkungan yang mempengaruhi masyarakat. pengolahan mekanik limbah medis tidak sekedari di buang ke tong sampah injak ksuhsus seperti di toilet atau kantor (limbah medis) yang dapat diterapkan adalah:

 Incinerasi
 sterilisasi dengan uap / autoklaf (pada kondisi uap suhu jenuh 121C)
 Sterilisasi dengan gas (gas yang digunakan dalam bentuk etilen oksida atau formaldehida)
 desinfeksi kimia dengan proses grinding (menggunakan cairan kimia sebagai desinfektan)
 Inaktivasi suhu tinggi
 radiasi (ultraviolet atau radiasi pengion seperti Co60
 pengobatan Microwave
 Grinding dan merobek-robek (homogenisasi bentuk proses atau ukuran sampah)
 kompresi / pemadatan, dengan tujuan mengurangi volume terbentuk
tempat pembakaran sampah

Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat insinerator akan digunakan di rumah sakit, antara lain: ukuran, desain, kapasitas yang disesuaikan dengan volume sampah medis akan dibakar dan juga disesuaikan dengan menetapkan pengendalian polusi udara, menempatkan mereka dalam sehubungan dengan sampah haul dalam kompleks rumah sakit dan debit abu garis, serta perangkap untuk melindungi incinerator dari bahaya kebakaran.

Keuntungan menggunakan incinerator mampu mengurangi volume sampah, dapat membakar beberapa jenis limbah, termasuk B3 sampah dan ini harus di buang di tong sampah 3 warna (beracun untuk non-beracun, infeksi menjadi non-menular), lahan yang dibutuhkan tidak luas, pengoperasinnya tidak tergantung pada iklim , dan abu sisa dapat digunakan untuk tanah mengisi yang rendah.

Sedangkan kerugian tidak semua jenis sampah dapt diambil terutama dari logam dan botol, dan dapat mengakibatkan polusi udara jika tidak dilengkapi dengan pengendalian polusi dalam bentuk Cyclon (udara berputar) atau bag filter (vacuum cleaner).

Hasil residu pembakaran tersebut dan abu dikeluarkan dari incinerator dan ditimbun dilahan yang rendah. Sementara gas / pertikulat dibuang melalui cerobong setelah pengolahan dengan cara polutan udara yang tepat.

0 komentar:

Posting Komentar

resep donat empuk ala dunkin donut resep kue cubit coklat enak dan sederhana resep donat kentang empuk lembut dan enak resep es krim goreng coklat kriuk mudah dan sederhana resep es krim coklat lembut resep bolu karamel panggang sarang semut